Senin, 28 September 2015

Berikut Adalah Pengertian Multiplexing dan macam-macam Register


Pengertian Multiplexing
Multiplexing adalah Teknik menggabungkan beberapa sinyal untuk dikirimkan secara bersamaan pada suatu kanal transmisi. Dimana perangkat yang melakukan Multiplexing disebut Multiplexer atau disebut juga dengan istilah Transceiver / Mux. Dan untuk di sisi penerima, gabungan sinyal - sinyal itu akan kembali di pisahkan sesuai dengan tujuan masing – masing. Proses ini disebut dengan Demultiplexing. Receiver atau perangkat yang melakukan Demultiplexing disebut dengan Demultiplexer atau disebut juga dengan istilah Demux.

Pengertian Register
Register merupakan jenis memori yang terdapat pada prosesor dan sebagai memori internal processor yang mempunyai kecepatan 5 sampai 10 kali di bandingkan memori utama, digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi dan data yang sedang diproses oleh CPU.

Register tidak dapat dilepaskan dari mikroprosessor, sebab pada mikroprosessor terdapat register yang berfungsi untuk menyimpan sementara hasil dari tahapan operasi arithmetika dan logika pada mikroprosessor. Register dalam bahasa rakitan menggunakan real mode memory yang sesuai dengan mikroprosessor Intel generasi 8088 s/d Pentium.

Register yang terdapat pada mikroprosessor Intel terdiri dari :
  1. General purpose register (register serbaguna)
  2. Pointer register (register pointer)
  3. Index register (register indeks)
  4. Segment register (register segment)
  5. Flag register (register status).
Macam-macam Jenis dan Fungsi Register
Berikut ini jenis dan fungsi dari masing-masing Register yaitu :
1.     General Purpose Register (Register Serbaguna)
Register untuk keperluan umum yang terdiri atas :
 a.     Register AX (Accumulator register) 
berfungsi sebagai tempat Sementara hasil suatu operasi arithmetika atau logika (AL, AH, AX dan EAX)
-       Memasukkan nomor layanan interupsi, untuk keperluan pemesanan sebuah layanan interupsi (register AH).
-       Menyimpan bilangan yang dikalikan (reg AL, AX, EAX) dan setengan bagian terkecil (LSB) dari hasil perkalian (register DX-AX dan EDX-EAX).
-       Menyimpan setengah bagian terkecil(LSB) sebuah bilangan dibagi (DX-AX dan EDX-EAX) dan hasil bagi (AL, AX, EAX).
 b.    Register BX (Base Register)
Base register adalah register untuk menyimpan alamat offset data yang terletak di memori (BL, BH, BX dan EBX)
 c.     Register CX (Counter Register)
Counter register adalah register serbaguna yang berfungsi sebagai:
-       Pencacah untuk operasi loop (CX dan ECX)
-       Pencacah untuk operasi shift dan rotate (CL)
-       Pencacah (counter) untuk operasi string (CX)
 d.           Register DX (Data register)
Data register adalah register serbaguna yang berfungsi sebagai :
-       Penyimpan hasil perkalian 16 bit (DX-AX) dan 32 bit (EDX-EAX).
-       Penyimpan hasil pembagian (DX-AX dan EDX-EAX)
-       Penyimpan data hexadesimal (kode ASCII) di reg DL untuk dicetak di layar monitor.
 2. Pointer Register
Register ini untuk menunjukkan alamat sebuah data di lokasi memori, dipakai saat operasi perpindahan data (dari/ke memori), operasi stack (PUSH/POP) dan penunjukkan alamat suatu instruksi. Berikut adalah macam-macam pointer register: SP (Stack Pointer) dan ESP, BP (Base Pointer) dan IP (Instruction Pointer).
3. Index Register
Sama dengan pointer register, sering digunakan untuk menunjukkan alamat sebuah data di lokasi memori pada operasi string. Macam-macam register Index adalah : SI (Source Index), DI (Destination Index).
4. Segment Register
Segment register membentuk alamat memori untuk data. Pada operasi real mode suatu segment register akan berbeda dengan segment register pada operasi protected mode. Yang termasuk ke dalam segment register antara lain :
Code segment -> untuk menunjukkan alamt instruksi berikutnya.
-       Data segment -> untuk menunjukkan alamat data pada transfer register
-       Extra segment -> register tambahan untuk operasi string
-       Stack segment -> dengan SP u/ menunjukkan stack dan memanggil suatu prosedur (CALL) dan mengarah ke program utama (RET).
-     FS dan GS register -> register tambahan u/ segmen memori yang besar. 
Kesimpulan : Register adalah Memori kecil komputer yang berguna untuk penampungan data dan dengan ketentuan bahwa data dapat diproses melalui berbagai operasi dengan menentukan seberapa besar kemampuan penampungan register tersebut.
Sumber :
1. http://ritz-fansubs.blogspot.co.id/2015/01/pengertian-fungsi-dan-macam-macam-jenis.html
2. http://aestria.blogspot.co.id/2012/05/pengertian-multiplexing.html

Macam-macam Memori Pada Komputer

Berikut macam-macam Memori

Macam-macam Memori computer :
A. Memori Internal (Primary storage)
Memori internal merupakan memori yang dapat diakses secara langsung oleh processor.
Memori Internal dibedakan menjadi 3 macam yaitu:
1.ROM (Read Only Memory)
i
ROM adalah memori yang hanya bias dibaca saja dan tidak dapat dirubah dan dihapus karena sudah diisi oleh pabrik pembuat komputer.Rom berfungsi untuk menyimpan program operasi komputer seperti program BIOS dan program booting.
2.RAM (Random Access Memory)
4
RAM adalah memori yang dapat diakses secara random (acak).RAM berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu (power on / sedang hidup).
3.Cache Memory
y
Cache memory adalah memory  berukuran kecil yang berkecepatan tinggi dan berfungsi untuk menyimpan sementara intsruksi dan data (informasi) yang diperlukan processor.Boleh dikatakan bahwa cache memory ini adalah memory internal processor.Pada saat ini, Cache memory ada tiga jenis, yaitu L1 cache, L2 cache, dan L3 cache.
B.memory eksternal
Memory eksternal adalah memory tambahan yang berfungsi untuk menyimpan menyimpan data atau program.Konsep dasar memori eksternal adalah menyimpan data bersifat tetap , baik pada saat komputer aktif atau tidak.Memori eksternal berfungsi untuk melakukan operasi penulisan ,pembacaan,dan penyimpanan data di luar memori utama.
Beberapa Memori eksternal yang sering digunakan adalah sebagai berikut:
1.Harddisk
k
Harddisk merupakan media penyimpanan Internal dengan kapasitas besar yang digunakan sebagai alat booting dan penyimpan data.Untuk saat ini kapasitas penyimpanan pada harddisk mencapai 1 TB atau sekitar 1.000 MB.
2.CD (Compact Disk)
j
CD merupakan media penyimpanan yang memiliki format seperti Compact disc Audio.CD dibagi menjadi dua,yaitu CD-R dan CD-RW yang bisa dipakai ulang.
3.Disket
g
Disket merupakan media penyimpanan eksternal dengan kapasitas kecil, yaitu sekitar  1,44 MB.Untuk menggunakan media ini diperlukan flopy disk drive.Seiring perkembangan teknologi, beragam media penyimpanan data bermunculan dengan menawarkan kapasitas lebih besar dan kemudahan penggunaan, dengan demikian Disket perlahan mulai punah.
4.Flashdisk
gk
Flashdisk memiliki bentuk yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan disket.Tingkat ketahanannya juga jauh lebih bagus dibandingkan disket dan CD.Flashdisk tidak memerlukan drive khusus tetapi hanya memerlukan port USB.Kapasitas penyimpanan flashdisk hingga saat ini sudah mencapai 16 GB.
5.Blue-Ray
jl
Blue-Ray merupakan media penyimpanan data yang dikelurakan oleh perusahaan Sony.Satu keping Blue-Ray disc single layer bisa menampung 25 GB.Sementara untuk dual layer bisa menampung 50 GB.
6.Harddisk Eksternal
index
Harddisk eksternal merupakan perangkat penyimpanan yang mana fungsi dan kapasitasnya hamper sama dengan harddisk internal.Kapasitas simpan harddisk eksternal sangat bervariasi,mulai dari 40 GB samapi 50 GB.Namun kini juga sudah muncul harddisk eksternal yang daya tampungnya mencapi 1,5 TB atau sama dengan 1500 GB.

Kesimpulan : Memori merupakan bagian terpenting pada komputer yang berguna sebagai media penyimpanan data, baik itu memori bersifat sementara atau memori bersifat permanen.

Sumber : https://riantopasbar.wordpress.com/2012/12/29/908/

Selasa, 15 September 2015

 
CPU (Central Processing Unit) Adalah Bagian Terpenting Pada Komputer,Karna Seluruh Perintah Atau Pun Kinerja Akan Diproses Di CPU Yang Kemudian Di Tampilkan Pada Layar Monitor Dan Output Lainnya.
Ada Pun Komponen-Komponen Yang Ada Di dalam CPU Yaitu :

- Motherboard                      
- Prosessor                          
- Memori (RAM)
- Harddisk (HDD)
- CD/DVD-Rom
- Power Supply

Nah,Jika Anda Sudah Tau Nama-Nama Komponen Yang Ada Di dalam CPU,Sekarang Kita Ke Penjelasan Fungsi-Fungsi Dari Tiap Komponen-Komponen Tersebut,

1. Motherboard
Motherboard Adalah Komponen Induk Komputer Tempat Pemasangan Prosessor,Harddisk,Memori, Dan Komponen-Komponen Lainnya.
Komponen-Komponen Itu Akan Terhubung Satu Dengan Yang Lainnya,Karna Adanya Motherboard

Berikut Adalah Gambar Motherboard :

2.Prosessor
Prosessor Adalah Otak Dari Semua Proses Yang Ada Di Komputer,Semakin Tinggi Nilai Prosessor Maka Semakin Tinggi Kinerja Komputer Tersebut,

Berikut Adalah Gambar Prosessor :
3.Kipas Prosessor
Kipas Prosessor berfungsi sebagai pendingin dan menjaga agar suhu prosessor tetap dingin dan stabil.

berikut adalah gambar kipas prosessor.

4.Memori (RAM)
Memori Atau Sering Disebut Ram (Random Acses Memory),Memori Berfungsi Mentransfer Data Pada CPU,Dan Juga Berfungsi Menyimpan Data Sementara Selama Komputer Dalam Keadaan Hidup

Satuan Memori Biasanya Menggunakan Byte,Kapasitas Memori Yang Ada Di Pasaran Yaitu :
64 Mb,128 Mb,256 Mb,512 Mb,1 GB,2 GB,4 GB Dan 8 GB

Jenis Memori Yang Masih Diproduksi Adalah :
DDR-1,DDR-2,DDR-3

Berikut Adalah Gambar Memori :


5.Harddisk (HDD)
Harddisk Merupakan Komponen Yang Terpenting Dalam Komputer,Karna Harddisk Berfungsi Untuk Menyimpan Sistem Operasi Dan Data-Data Lainnya

Berikut Adalah Gambar Harddisk :


6.DVD/CD Rom
DVD Rom Berfungsi Untuk Membaca Kepingan CD/DVD,Dan Juga Berfungsi Untuk Membakar Atau Mengcopy CD Dengan Menggunakan Software Tambahan.

Berikut Adalah Gambar DVD Rom :

7.Power Supply
Power Supply Berfungsi Merubah Tegangan DC Menjadi AC Atau Sebagai Pengatur Arus Tegangan Listrik Untuk Dibagikan Ke Komponen-Komponen Lainnya

RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory adalah sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi menyimpan berbagai data dan instruksi program, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada pengaturan letak data. Data di dalam RAM bersifat sementara, dengan kata lain data yang tersimpan akan hilang jika komputer dimatikan atau catu daya yang terhubung kepadanya dicabut.

ROM mempunyai tugas untuk menyimpan program yang sifatnya tetap atau permanen, tidak tergantung pada keberadaan arus listrik (nonvolatile), dan program yang tersimpan dalam ROM mempunyai sifat hanya bisa dibaca oleh para pengguna komputer. Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware (perangkat lunak yang berhubungan erat dengan perangkat keras).

Kesimpulan tentang CPU : CPU adalah kumpulan dari berbagai macam komponen yang saling terhubung satu sama lain untuk menjalankan perintah-perintah yang diinginkan para Brainware

Kesimpulan RAM dan ROM :
Ram adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi menyimpan data dan instruksi program, isi dari RAM dapat diakses secara random dan tidak berpengaruh pada pengaturan letak data.
Rom adalah program yang besifat tetap atau permanen dan mempunyai sifat hanya bisa dibaca oleh para pengguna komputer.

Sumber Keterangan tentang CPU :
http://fahmifachrozikomputer.blogspot.co.id/2013/08/komponen-komponen-di-dalam-cpu-beserta.html

Sumber Keterangan tentang RAM dan ROM :
https://aamilham.wordpress.com/2012/11/23/ramromcpuregistercualu/

Jumat, 11 September 2015

Arsitektur Komputer
Adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah Arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue gene, dll.
Kesimpulan dari Arsitektur Komputer yaitu :
Atribut–atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer
Contoh: set instruksi, aritmetika yang digunakan teknik pengalamatan, mekanisme I/O
Organisasi Komputer
Adalah bagian yang terkait erat dengan unit – unit operasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturalnya. Contoh aspek organisasional adalah teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, dan sinyal – sinyal kontrol.
Arsitektur komputer lebih cenderung pada kajian atribut – atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer. Contohnya, set instruksi, aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/O.
Dan juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
 
Kesimpulan dari Organisasi Komputer yaitu :
Bagian yang terkait erat dengan unit–unit operasional,
Contoh: teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, sistem memori, dan sinyal–sinyal kontrol
 
Sumber : http://indrarmcf.blogspot.co.id/2014/01/penjelasan-organisasi-arsitektur.html